KKN-T Universitas Alma Ata Edukasi Siswa SMAN 5 Kota Tegal Cegah Kenakalan Remaja

TEGAL ~ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Kelompok 22 Margadana Universitas Alma Ata memberikan edukasi pencegahan kenakalan remaja kepada siswa kelas XII SMAN 5 Kota Tegal, Jumat, 11 September 2026. Sosialisasi bertema “Kenali, Cegah, dan Pilih Pergaulan Positif” tersebut membahas berbagai perilaku berisiko sekaligus mengajak siswa memahami pentingnya memilih lingkungan pertemanan yang sehat. Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi, studi kasus, dan diskusi agar siswa dapat memahami cara mengambil keputusan ketika menghadapi persoalan dalam kehidupan sehari-hari.

Sosialisasi diikuti siswa kelas XII.1 hingga XII.9 SMAN 5 Kota Tegal. Mahasiswa KKN-T Kelompok 22 Margadana yang terlibat berasal dari berbagai program studi Universitas Alma Ata.

Program studi tersebut meliputi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), S1 Pendidikan Agama Islam (PAI), S1 Manajemen, S1 Ekonomi Syariah, S1 Perbankan Syariah, S1 Gizi, S1 Kebidanan, dan S1 Administrasi Rumah Sakit (ARS).

Kolaborasi mahasiswa lintas disiplin itu menjadi bagian dari kegiatan KKN-T untuk memberikan edukasi kepada remaja mengenai berbagai persoalan yang dapat muncul dalam lingkungan pergaulan.

Kenalkan Berbagai Bentuk Kenakalan Remaja

Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa menjelaskan sejumlah bentuk kenakalan remaja yang dapat terjadi di lingkungan sekitar. Di antaranya bullying atau perundungan, tawuran, penyalahgunaan media sosial, perilaku seksual berisiko, penyalahgunaan zat, serta perilaku lain yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Siswa juga mendapatkan penjelasan mengenai faktor yang dapat memengaruhi munculnya perilaku negatif, baik yang berasal dari dalam diri maupun lingkungan sekitar.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah lingkungan pertemanan. Pada masa remaja, hubungan dengan teman sebaya dapat memberikan pengaruh terhadap pola pikir, kebiasaan, hingga keputusan yang diambil dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, melalui tema “Kenali, Cegah, dan Pilih Pergaulan Positif”, mahasiswa mendorong siswa tidak sekadar mengenali bentuk kenakalan remaja, tetapi juga memahami langkah pencegahannya.

Siswa diarahkan untuk membangun hubungan pertemanan yang sehat, saling menghargai, serta berani menolak ajakan yang dapat memberikan dampak negatif.

Mereka juga didorong memilih kegiatan positif yang dapat memberikan manfaat bagi pengembangan diri dan masa depan.

Studi Kasus Dorong Siswa Berpikir Kritis

Sosialisasi tidak hanya berlangsung dalam bentuk penyampaian materi satu arah. Mahasiswa KKN-T Kelompok 22 Margadana menggunakan studi kasus dan diskusi untuk meningkatkan keterlibatan siswa.

Para peserta diberikan sejumlah contoh situasi yang dekat dengan kehidupan remaja. Siswa kemudian diminta menyampaikan pendapat mengenai tindakan yang sebaiknya dilakukan ketika menghadapi situasi tersebut.

Pendekatan itu membuat siswa tidak hanya memperoleh informasi mengenai kenakalan remaja, tetapi juga berlatih menganalisis persoalan dan menentukan tindakan yang dinilai tepat.

Selama kegiatan berlangsung, siswa terlihat antusias mengikuti materi. Mereka turut menjawab pertanyaan dan menyampaikan pandangan saat sesi diskusi.

Melalui metode tersebut, mahasiswa berupaya menumbuhkan kemampuan berpikir kritis siswa ketika menghadapi situasi yang berpotensi mengarah pada perilaku negatif.

DPL Apresiasi Edukasi Pencegahan Kenakalan Remaja

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-T Kelompok 22 Margadana Universitas Alma Ata, Elisa Jayanti Lestari, S.E., M.M., memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurut Elisa, sosialisasi mengenai kenakalan remaja menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam memberikan edukasi kepada generasi muda, khususnya terkait pencegahan perilaku negatif.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi bekal bagi siswa SMAN 5 Kota Tegal agar lebih bijak dalam bergaul dan mampu menghindari perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Elisa juga menekankan pentingnya sinergi antara sekolah, mahasiswa, dan masyarakat untuk mendukung tumbuh kembang remaja yang sehat serta berada dalam lingkungan positif.

Dorong Remaja Memilih Lingkungan Pergaulan Sehat

Mahasiswa KKN-T Kelompok 22 Margadana berharap sosialisasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga diri dan memilih lingkungan pergaulan yang sehat.

Pemahaman mengenai risiko perundungan, tawuran, penyalahgunaan media sosial, penyalahgunaan zat, maupun perilaku berisiko lainnya diharapkan dapat membantu siswa lebih waspada dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Melalui edukasi dan diskusi tersebut, siswa diharapkan mampu mengenali berbagai perilaku berisiko sejak dini, melakukan langkah pencegahan, serta berani mengambil keputusan ketika menghadapi tekanan dari lingkungan pergaulan.

Kegiatan KKN-T tersebut juga menjadi bagian dari upaya mahasiswa Universitas Alma Ata untuk berkontribusi melalui edukasi yang dekat dengan persoalan generasi muda. Dengan memilih pergaulan yang positif dan kegiatan yang mendukung pengembangan diri, remaja diharapkan memiliki lingkungan yang lebih sehat untuk mencapai masa depan yang lebih baik.

Seedbacklink